"Berhijab itu bukan pilihan, tapi itu kewajiban". Itu mungkin kalimat yang cocok bagi kalian yang masih ragu akan berhijab. Kalau kalian menganggap berhijab itu pilihan, apa lagi pilihannya untuk tidak berhijab, berarti kalian memilih untuk masuk ke dalam api neraka. Jangan main-main loh dengan ancaman api neraka itu, bayangin aja sekarang kalian buat api unggun yang besar, kemudian kalian dekatkan diri sedekat mungkin, hanya dekatkan diri saja, bukan masuk ke dalam api unggun tadi, tidak usah lama-lama, 10 menit saja, badan kalian akan panas dan tentu tidak tahan, dan itu hanya berada di dekatnya, bukan masuk ke dalam api. Apalagi kalau masuk, habis dah terbakar. Gimana, itu ilustrasinya, tapi itu baru api di dunia, bukan api neraka, kalau api neraka, katanya ribuan kali dari panasnya api dunia, dan waktu di dalam neraka pun jauh lebih lama dibandingkan waktu di dunia. Misal, 1 hari di dunia, ada 24 jam, nah katanya 1 jam di neraka itu bisa sampai 1 tahun bahkan lebih jika dibandingkan waktu dunia,. ngeri gak?? wah kalau saya mah takut, asli takut, sudah apinya amat sangat panas, terus disiksa, waktunya lama, dan kita tidak MATI-MATI sebagaimana yang terjadi di dunia, kalau di dunia, sudah terbakar misalnya, kita bisa saja langsung mati, dan tidak merasakan lagi rasa panas akibat api tadi, karena kita sudah mati, tapi kalau di akhirat kelak, apa lagi di neraka, nauzubillah, kita tidak mati-mati, terus-terusan disiksa, rasa panas api neraka itu sudah luar biasa, huh, nauzubillahimin zalik lah pokoknya, sulit untuk membayangkannya. Ayooo pikir ulang kalau kalian bilang saya sekarang belum siap pakai jilbab secara syar'i, atau pakai jilbab itu pilihan, atau mau sih pakai jilbab, tapi mau jilbabin hati dulu, atau apalah itu alasannya, berarti mau milih neraka.. ngeri ah,..

Jadi, masih ragu untuk meyakinkan diri berhijrah dari tidak berhijab menjadi berhijab? pikir ulang dah... ini hanya pendapat saya secara pribadi buat rekan-rekan yang masih ragu untuk berhijab, mudah-mudahan bisa memantapkan diri kalian untuk segera berhijab, dan menjadikan budaya malu jika ketemu orang yang bukan muhrim jika tidak berhijab. Dan mudah-mudahan cara berhijabnya pun sesuai dengan tuntunan islam, tidak hanya sekedar pakai jilbab, tapi yang syar'i,.. Bismillah saja, pakai, dan jangan pedulikan jika ada yang mencela atas perubahan diri kalian, terus hapus semua photo-photo yang telah kalian sebar di dunia sosial yang tidak pakai jilbab, jangan sampai gara-gara orang lihat photo itu, kalian berdosa lagi. Ayoooo berubah..

Mohon maaf jika ada yang salah...




Related Posts:

  • Pendidik itu.... Menjadi tenaga pendidik memang merupakan pekerjaan yang amat mulia, karena pekerjaan tersebut bukan hanya untuk mencari kehidupan dunia, tapi juga bermanfaat untuk akhirat. Salah satu amalan yang tidak terputus adalah member… Read More
  • Memasyarakatkan Gizi melalui HGN ke-58 Dua hari lagi, 25 Januari 2018, adalah hari Gizi Nasional yang ke-58. Tiap tahun kegiatan yang berhubungan dengan mengedukasikan kepada masyarkat tentang gizi semakin banyak. Berbagai organisasi gizi seperti organisasi PERSA… Read More
  • Kenapa harus bersyukur atas rezeki yang diperoleh? Seperti biasa, pulang dari tempat kerja sambil lirik kiri dan kanan siapa tau ada sesuatu yang menarik terutama makanan sebagai referensi ketika ingin makan sesuatu. Nah ketika itu pula tiba-tiba terbaca warung pempek di pin… Read More
  • Perbedaan Kimia Pangan dan Kimia Murni Perbedaan kimia pangan dengan kimia murni adalah kalau ilmu kimia murni secara umum membahas kimia tentang atom dan molekul penyusun azat yang ada di alam, struktur dan susunan atom dan molekul dalam zat tersebut, serta rea… Read More
  • Mengenal "Gerund" dalam Bahasa Inggris Kali ini kita akan sedikit membahas tentang “Gerund”. Tentu bagi orang yang biasa berkutik di dunia bahasa inggris, kata-kata gerund sudah tidak asing lagi. Namun bagi orang biasa yang mempelajari bahasa inggris tidak begit… Read More

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.

Translate

Popular Posts