• Asam propionat (natrium propionat atau kalsium propionat) sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Untuk bahan tepung terigu, dosis maksimum yang digunakan adalah 0,32 % atau 3,2 gram/kg bahan; sedngkan untuk bahan dari keju, dosis maksimum sebesar 0,3 % atau 3 gram/kg bahan.
  • Asam Sitrat (citric acid) merupakan senyawa intermedier dari asam organik yang berbentuk kristal atau serbuk putih. Asam sitrat ini maudah larut dalam air, spriritus, dan ethanol, tidak berbau, rasanya sangat asam, serta jika dipanaskan akan meleleh kemudian terurai yang selanjutnya terbakar sampai menjadi arang.  Asam sitrat juga terdapat dalam sari buah-buahan seperti nenas, jeruk, lemon, markisa. Asam ini dipakai untuk meningkatkan rasa asam (mengatur tingkat keasaman) pada berbagai pengolahan minum, produk air susu, selai, jeli, dan lain-lain. Asam sitrat berfungsi sebagai pengawet pada keju dan sirup, digunakan untuk mencegah proses kristalisasi dalam madu, gula-gula (termasuk fondant), dan juga untuk mencegah pemucatan berbagai makanan, misalnya buah-buahan kaleng dan ikan. Larutan asam sitrat yang encer dapat digunakan untuk mencegah pembentukan bintik-bintik hitam pada udang. Penggunaan maksimum dalam minuman adalah sebesar 3 gram/liter sari buah.
  • Benzoat (acidum benzoicum atau flores benzoes atau benzoic acid). Benzoat biasa diperdagangkan adalah garam natrium benzoat,  dengan ciri-ciri berbentuk serbuk atau kristal putih, halus, sedikit berbau, berasa payau, dan pada pemanasan yang tinggi akan meleleh lalu terbakar
  • Bleng merupakan larutan garam fosfat, berbentuk kristal, dan berwarna kekuning- kuningan. Bleng banyak mengandung unsur boron dan beberapa mineral lainnya. Penambahan bleng selain sebagai pengawet pada pengolahan bahan pangan terutama kerupuk, juga untuk mengembangkan dan mengenyalkan bahan, serta memberi aroma dan rasa yang khas. Penggunaannya sebagai pengawet maksimal sebanyak 20 gram per 25 kg bahan. Bleng dapat dicampur langsung dalam adonan setelah dilarutkan dalam air atau diendapkan terlebih dahulu kemudian cairannya dicampurkan dalam adonan.
  • Garam dapur (natrium klorida). Garam dapur dalam keadaan murni tidak berwarna, tetapi kadang-kadang berwarna kuning kecoklatan yang berasal dari kotoran-kotoran yang ada didalamnya. Air laut mengandung + 3 % garam dapur. Garam dapur sebagai penghambat pertumbuhan mikroba, sering digunakan untuk mengawetkan ikan dan juga bahan-bahan lain. Pengunaannya sebagai pengawet minimal sebanyak 20 % atau 2 ons/kg bahan.
  • Garam sulfat digunakan dalam makanan untuk mencegah timbulnya ragi, bakteri dan warna kecoklatan pada waktu pemasakan.
  • Gula pasir digunakan sebagai pengawet dan lebih efektif bila dipakai dengan tujuan menghambat pertumbuhan bakteri. Sebagai bahan pengawet, pengunaan gula pasir minimal 3% atau 30 gram/kg bahan.
Ref :
Margono,et al, 2000, Pengawet dan Bahan Kimia, Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta, akses, 12 maret 2013, http://www.ristek.go.id


Related Posts:

  • Pangan Produk Rekayasa Genetik (PRG)Kemajuan teknologi sekarang ini telah membuat begitu banyak keunikan yang sebenarnya tidak terjadi secara alami di dunia ini. Sebut saja salah satu contohnya adalah pangan transgenik. Pangan transgenik atau istilah baku yang … Read More
  • Aku Benci Politik aku benci politik.... Mungkin itulah kalimat yang cocok dengan apa yang aku rasakan tentang politik. Berawal dari keinginan untuk terjun ke dunia politik, banyak orang melakukan perbuatan yang sia-sia dan tidak masuk akal. … Read More
  • Ketika Nikmat Keimanan Dicabut Hidup ini terasa indah lantaran Allah SWT memberikan kepada kita beberapa macam jenis kenikmatan. Ada banyak jenis kenikmatan yang telah dianugerahkan kepada kita sejak kita lahir sampai ajal menjemput kita. Diberinya kemamp… Read More
  • Seberapa kenal kita dengan diri kita.... "Tak kenal, maka tak sayang".. Penyataan ini sudah sangat tidak asing lagi bagi kita terutama jika kita bertemu orang lain. Banyak orang yang menggunakan pernyataan tersebut untuk memulai percakapan. Apalagi kalau dalam p… Read More
  • Radikal Bebas dan Spesies Oksigen Reaktif           Radikal bebas didefinisikan sebagai suatu molekul, atom atau beberapa grup atom yang mempunyai satu atau lebih elektron tidak berpasangan pada orbital terluarnya. Mole… Read More

2 comments:

  1. very dangerous chemical for human health and the usual chemical form of the food we eat every day like snacks that contain chemicals or preservatives
    judi dewa poker terbesar

    ReplyDelete
    Replies
    1. that's right,. there are many chemicals components that used in daily foods now, and consument must know which one is safe, and unsafe food,. being smart when choosing some food is should be done.. thanks for visiting my blog,..

      Delete

Blog Archive

Powered by Blogger.

Translate

Popular Posts